Manfaat pemberian mineral pada babi

Mau tau manfaat pemberian mineral pada babi? Berikut ini babinesia akan bagikan informasinya untuk kamu. Simak penjelasan berikut ini yah.

Belakangan ini, tren penggunaan antibiotik telah mendapat banyak sorotan lantaran dampak residu antibiotik yang kemungkinan disebabkannya. Beragam penelitian telah membuktikan bahwa penggunaan antibiotik telah menyebabkan resistensi antibiotik pada manusia dan setelah dilakukan uji pada beberapa hewan ternak, serupa juga ditemukan.

Hal ini membuat masyarakat menuntut agar bahan pangan asal ternak yang beredar di masyarakat lebih sehat dan tidak menggunakan antibiotik. Untuk mengakali hal tersebut, ahli peternakan berusaha untuk memaksimalkan potensi mineral yang belakangan diketahui dapat menjadi pelopor peternakan organik khususnya di eropa.

Penggunaan tracemineral kemudian diaplikasikan dalam ramuan pakan komersial atau berupa feed additive sehingga memudahkan peternak. Penggunaan mineral dalam pakan babi hanya 1% dari porsi pakan yang diberikan sehingga tidak akan menguras cukup banyak isi dompet namun memberikan nilai tambah yang sangat baik khususnya dalam meningkatkan produktivitas ternak.

Berikut ini adalah mineral dari unsur renik esensial bagi ternak babi:

Selenium (Se)

Selenium dengan nomor atom 34 memiliki fungsi sebagai enzim antioksidan seperti glutation peroksidase. Sumber selenium ialah: seafood, jerohan, daging, biji – bijian, produk susu, kacang brazil.

Zink (Zn)

Zink atau yang akrab dikenal seng dengan nomor atom 30 berperan dalam proses metabolisme khususnya sebagai kofaktor pada protein pengatur ekspresi gen dan sebagai enzim penyunting DNA. Zink juga dikenal sebagai stabilisator yang menambat DNA. Sumber zink ialah: tiram, daging merah, ungags, kacang, biji bijian, dan produk susu.

Tembaga (Cu)

Tembaga dengan nomor atom 29 merupakan salah satu konduktor panas terbaik. Tembaga bersifat toksik pada ternak bila terlalu banyak digunakan tapi dalam skala kecil bermanfaat oleh enzim redoks termasuk sitokromc oksidase. Sumber tembaga ialah: tiram, kacang, biji, legume, hati, dan seafood.

Chromium (Cr)

Chromium dengan nomor atom 24 memiliki peranan dalam metabolism glukosa dan lipid. Sumber chromium ialah: jus anggur merah, brokoli, daging, produk gandum.

Zat Besi (Fe)

Zat besi dengan nomor atom 26 memiliki peran dalam pembentukan protein. Selain itu, sangat dibutuhkan oleh enzim khususnya hemoglobin untuk mencegaah terjadinya anemia. Sumber zat besi ialah: daging, seafood, kacang, buncis, coklat hitam.

Mangan (Mn)

Mangan dengan nomor atom 25 memiliki fungsi hampir sama dengan zink sebagai kofaktor dalam fungsi enzim. Sumber mangan ialah: biji – bijian, biji kacang, sayuran, the, kopi, dan tanaman legume.

Mineral Pada Induk Babi

DataMineral
SeFeZnCuMnCr
Menjaga dan memperbaiki kemampuan reproduksi     
Meminimalkan lama kebuntingan    
Produksi  susu
    
Mengoptimalkan body score, mengurangi stress, dan mengurangi cara berjalan anak babi yang miring
     
Imunitas indukan babi dan anak babi aktif saat lahir
 

Mineral Pada Anak Babi

DataMineral
SeFeZnCuMnCr
Berat badan lahir yang seragam√    
Meningkatkan litter size dan mengurangi jumlah kematian anak babi (still birth)  

Mineral Pada Babi Grower dan Finisher

DataMineral
SeFeZnCuMnCr
Meningkatkan massa otot√   
Meningkatkan kualitas  daging, imunitas, dan rata – rata pertumbuhan badan
Memproduksi antioksidan 
Metabolisme nutrient   
Sintesis protein dan pertumbuhan jaringan, serta fungsi enzim 

Produksi Mineral

Trace mineral (ppm)NRCIndustry
Fe80100 – 200
Zn50100 – 150
Mn2040 – 80
Cu510 – 20
Se0,150,2 – 0,5

Itulah, penjelasan singkat babinesia tentang manfaat pemberian mineral pada babi. Selamat mencoba dan semoga berhasil yah sahabat babinesia.

DAFTAR PUSTAKA

Ribeiro GS. 2020. Mineral School 2ndSesion: Swine Focus. Diakses pada Acara Webinar Alltech.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *