7 Manajemen usaha peternakan babi

Mau tau tentang manajemen usaha peternakan babi. Berikut ini akan babinesia bagikan informasinya untuk kamu sahabat babinesia. Simak informasinya berikut ini.

Secara umum, manajemen peternakan babi dapat dibagi menjadi dua jenis yaitu manajemen penggemukan dan manajemen pembibitan. Perihal manajemen pakan dan obat menjadi dua hal yang berbeda yang akan dibahas pada poin berikutnya. Namun peternak babi sudah langsung ingin menguasai semuanya secara langsung.

Kami menyadari bahwa memang pakan menyumbang pengeluaran terbesar dalam usaha peternakan babi sementara obat menjadi solusi untuk babi yang sakit tetapi untuk berhasil dalam sebuah sector peternakan babi  perlu memulai secara bertahap, konsisten dan berkelanjutan. Walaupun manajemen hanya dibedakan menjadi penggemukan dan pembibitan namun kami biasanya menemui peternak yang kebingungan dalam bertindak sehingga kami membaginya menjadi lebih focus dan spesifik agar memudahkan peternak babi mendapat pengetahuan yang baru.

Manajemen pembuatan kandang babi

Sebelum memulai usaha peternakan babi maka hal dasar yang perlu diketahui oleh seorang peternak babi ialah mengetahui manajemen pembuatan kandang babi. Walaupun ada beberapa anggapan bahwa tidak perlu banyak pertimbangan karena memulai hanya memerlukan seekor pejantan dan seekor betina untuk beternak babi.

Tapi bila kamu telah serius beternak babi maka akan sangat disayangkan di kemudian hari, bila kamu berencana mengembangkan usaha peternakan babi kamu menjadi lebih besar. Beberapa peternak babi yang kami temui mengaku mengawalinya dengan hobi lalu ketika peternakan babinya ternyata menjanjikan mereka ingin membuatnya lebih besar namun terkendala tempat dan lokasi peternakan yang sangat tidak strategis.

Oleh karena itu, sebaiknya kamu memikirkan hal ini secara matang sebelum benar – benar beternak babi. Beberapa hal yang perlu kamu pertimbangkan dalam pembuatan kandang babi ialah:

  • Membangun kandang babi dengan bahan baku beton, baja/besi, kayu dan bambu. Semuanya memiliki kelebihan dan kekurangan masing – masing. Bila kamu telah serius terjun di industry ini kami lebih menyarankan menggunakan bahan baja/besi dan beton.
  • Pertimbangkan membangun kandang babi yang berbentuk baterai atau kelompok. Pada umumnya, kandang baterai ditujukan untuk kandang penggemukan babi dan induk babi dalam periode menyusui. Kandang kelompok ditujukan untuk anak babi yang telah lepas sapih.
  • Pertimbangkan membangun peternakan babi berdekatan dengan sumber air bersih karena ternak babi sangat memerlukan banyak air.
  • Posisi dan letak kandang babi pastikan mendapatkan sirkulasi udara yang bersih dan teratur. Beberapa buku panduan menyebutkan posisi kandang seyogianya mengikuti arah utara atau selatan namun yang perlu dipertimbangkan tentang posisi lahan atau tanah.
  • Pertimbangkan untuk membangun peternakan babi dengan akses yang mudah dijangkau oleh kendaraan bermotor khususnya mobil angkut sehinggga pada saat panen kamu tidak kesulitan dengan distribusinya.  

Manajemen peralatan kandang babi

Setelah kamu membuat kandang babi maka langkah selanjutnya ialah mempersiapkan peralatan untuk peternakan babi kamu. Berikut ini beberapa peralatan kandang babi yang dapat kamu persiapkan untuk  mensukseskan usaha peternakan babi kamu:

  • Tempat makan dan minum babi
  • Bak air atau nipple untuk minum air
  • Gunting gigi
  • Pisau kastrasi
  • Selang dan pompa air
  • Sekop
  • Alat kebersihan (sepatu bots, mantel, jaket)
  • Alat angkut (truk)
  • Pemanas untuk anak babi baru lahir
  • Gudang dan gerobak pakan
  • Alat medis untuk kesehatan babi
  • Peralatan biosecurity
  • Peralatan inseminasi buatan
  • Peralatan untuk selfmix pakan (bila ada)
  • Pengolahan limbah peternakan babi

Manajemen induk dan pejantan babi

Setelah kamu mempersiapkan kandang dan peralatan maka langkah selanjutnya ialah mempersiapkan induk dan pejantan babi. Kamu mesti memperhatikan detail  rekam jejak  induk dan pejantan yang kamu gunakan dalam farm kamu, tidak apa – apa harganya mahal yang penting menjawab kualitas dari  peternakan babi kamu.

Beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam memilih induk babi dan pejantan ialah:

  • Puting susu induk babi minimal 6 pasang (12 buah)
  • Kesehatan kuku terawat dengan baik
  • Rekam jejak / histori indukan berproduksi dengan baik
  • Tidak ada sakit, riwayat genetic, dan kelainan
  • Khusus untuk pejantan memiliki libido yang tinggi

Manajemen penyimpanan bahan pakan babi

Pakan babi masih menjadi masalah hingga kini karena biaya terbesar dalam usaha peternakan babi ialah pakan ternak, walaupun begitu kita belajar lebih dalam tentang pakan ternak babi pada kesempatan berikutnya. Penyimpanan bahan pakan perlu diatur untuk meminimalisir pengeluaran biaya pakan selain melakukan formulasi pakan babi sendiri.

Penyimpanan bahan pakan dapat dilakukan dengan metode penyimpanan:

  • FIFO (First in First Out)
  • LIFO (Last in First Out)
  • STATIC FIFO dan STATIC LIFO
  • DECK LIFO
  • RAS (Random Access)

Penyimpanan bahan pakan ternak memerlukan gudang penyimpanan yang kering, bersih, dan lebih mudah untuk diakses. Membeli pakan dalam jumlah besar tentunya akan lebih murah tetapi penyimpanannya harus diwaspadai karena ada banyak serangga dan jamur yang dapat merusak pakan ternak babi kamu.

Manajemen perkawinan babi

Manajemen perkawinan babi dapat kamu lakukan dengan mempertimbangkan beberapa hal. Berikut ini hal yang perlu kamu perhatikan dalam manajemen perkawinan babi ialah:

  • Waktu siklus estrus babi selama 21 hari
  • Babi dara dikawinkan pada umur 8 bulan
  • Babi pejantan dikawinkan pada umur 1,5 tahun
  • Kenali tanda – tanda estrus pada babi
  • Waktu kebuntingan babi sekitar 114 – 116 hari
  • Bila induk babi kamu belum bunting, mungkin terdapat penyakit reproduksi
  • Jangan mengurangi pemberian nutrisi pada induk babi, keberhasilan fertilisasi dipengaruhi nutrisi yang dikonsumsi dari pakan ternak
  • Lakukan pencatatan / recording terhadap pelaksanaan IB yang telah dilaksanakan untuk mengevaluasi keberhasilan IB, berat anak  sekali kelahiran dan jumlah anak sekelahiran.

Manajemen pemeliharaan anak babi

Keberhasilan dari perkawinan ternak babi yang sukses ialah melakukan pemeliharaan anak babi. Beberapa hal yang perlu kamu perhatikan dalam  memelihara anak babi ialah:

  • Anak babi memerlukan suhu tubuh yang lebih tinggi dibandingkan induk babi
  • Pemberian kolostrum pada anak babi sebagai pertahanan tubuh pertama
  • Pemberian Fe untuk mencegah anemia pada anak babi
  • Lakukan kastrasi sebelum berumur 2 minggu untuk mencegah pendarahan yang lebih banyak
  • Lakukan pencabutan gigi, tali pusar, dan pemotongan ekor di awal kelahiran
  • Pelan – pelan lakukan penyesuaian pemberian pakan pada anak babi
  • Jangan lupakan untuk memberikan vaksinasi pada anak babi di umur 3 minggu utamanya untuk Hog Cholera dan ASF.

Manajemen pemasaran usaha babi

Terakhir dan yang cukup penting dan jangan sampai dilupakan ialah pemasaran ternak babi karena pada akhirnya ternak babi akan dijual untuk diuangkan kemudian pemasukan dari hasil penjualan ternak babi diputar kembali sebagai modal untuk membesarkan usaha peternakan babi kamu. Berikut ini adalah beberapa hal yang perlu kamu perhatikan dalam manajemen pemasaran babi:

  • Lakukan riset pasar tentang kebutuhan ternak babi di Kota/Kabupaten kamu beternak babi sebelum melakukan penjualan ternak babi
  • Buat pencatatan yang jelas mulai dari uang kas masuk dan uang kas keluar
  • Buat perencanaan keuangan dan strategi marketing untuk  pemasaran ternak babi kamu
  • Buat diversifikasi produk ternak babi, mulai dari berjualan produk babi hidup, anak babi, daging babi, dan produk olahan daging babi (bakso, sosis, nugget, sei, babi guling, dll)
  • Manfaatkan layanan online untuk memasarkan usaha peternakan babi kamu seperti media social facebook, whatsapp, instagram, youtube, tiktok, dan lain – lain

Bila kamu masih kebingungan dan memerlukan perencanaan yang matang dan terstruktur dengan peeternakan babi kamu, jangan ragu untuk menyelesaikan masalah kamu di babinesia.

#Masalah babi ingat babinesia.

Itulah ulasan singkat tentang manajemen usaha peternakan babi. Selamat membaca dan semoga bermanfaat yah sahabat babinesia.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *