Cara menyimpan daging babi agar tetap segar dan tahan lama

Saat kamu telah membeli daging babi dan belum ada kesempatan untuk mengolahnya secara langsung, mungkin kamu akan terlebih dahulu mempertimbangkan untuk menyimpannya bukan? Namun daging babi memiliki struktur yang sangat mudah terpapar mikroorganisme sehingga dapat tercemar bakteri sehingga menghilangkan kesegarannya.

Bagi kamu yang menghadapinya tidak perlu cemas, karena ternyata ada cara untuk menyimpan daging babi agar tetap segar dan tahan lama yang tentunya terhindar dari kontaminasi bakteri. Berikut ini ulasannya.

Pastikan Daging Babi Masih Segar

Banyak orang yang setiap pagi datang ke pasar dan membeli daging babi kemudian kegirangan dan percaya begitu saja bahwa daging yang mereka peroleh masih benar – benar dalam bentuk segar. Padahal bila diikuti prosesnya mulai dari tempat pemotongan, jalur distribusi sampai pada tempat berjualan di pasar tentunya daging babi yang diinginkan nyatanya telah lama terpapar bakteri.

Pork Ribs Meat - Free photo on Pixabay

sumber: pixabay.com

Jika anda ingin memperoleh daging yang masih segar, maka tidak ada pilihan selain datang melihat langsung proses pemotongan dan mengambil bagian daging yang anda inginkan. Beberapa produsen kadang juga melakukan penyimpanan pada freezer dengan harapan untuk mempertahankan kesegarannya agar tidak terlalu lama terpapar dengan mikroba.  

Cuci dengan Air Bersih

Beberapa orang mungkin menyangka bahwa setelah membeli daging babi baik dalam bentuk segar atau yang dijual di pasar dapat langsung disimpan ke lemari pendingin (kulkas) untuk tetap mempertahankan kesegarannya. Namun ternyata, perjalanan daging babi selama berada di meja penjual daging, plastik yang digunakan hingga rumah bisa menjadi tempat bersarangnya mikroorganisme.

Washing Your Meat Before Cooking Can Actually Cause Food Poisoning ...

sumber: goodyfeed.com

Langsung menyimpan daging babi ke dalam kulkas pada suhu 0-4 °C yang telah terpapar mikroba malah akan membuat tumbuh bakteri semakin  berkembang. Cara terbaik adalah dengan mencucinya dengan air bersih yang sedang mengalir kemudian menyimpannya di kulkas untuk mempertahankan kesegarannya.

Simpan dengan Melumuri Bumbu

Melumuri daging babi sebelum menyimpannya pada lemari pendingin merupakan salah satu cara terbaik untuk mempertahankan kesegarannya dan menghambat pertumbuhan mikroba pada daging babi.

Meat Pig Back - Free photo on Pixabay

sumber: pixabay.com

Beberapa bahan dan rempah – rempah telah terbukti secara klinis mampu menghambat pertumbuhan mikroba pada daging babi seperti: bawang, kunyit, garam, gula, daun salam, dan rempah – rempah lainnya.

Simpan Pada Wadah Tertutup

Daging babi yang disimpan pada lemari pendingin hanya mampu bertahan selama 3 hari sehingga anda harus menyimpannya di freezer jika ingin memperpanjang masa simpannya. Gunakan wadah tertutup untuk mengunci aktivitas adanya kemungkinan kontak mikroba dengan daging babi anda.

Ham Meat Food - Free photo on Pixabay

sumber: pixabay.com

Usahakan daging babi dalam keadaan kedap udara sehingga memperpanjang usia simpan. Anda bisa menggunakan wrapping atau mesin vacum. Selain itu, anda bisa menambahkan aluminium foil di bagian luar sehingga memastikan tidak adanya kontak dengan udara terbuka.

Perhatikan Suhu Freezer

Salah satu kesalahan yang banyak dilakukan orang banyak ialah asal menyimpan daging babi pada freezer tanpa memperhatikan suhunya dan berharap tetap mempertahankan kondisi kesegaran dan ketahanannya. Padahal, pada kondisi  tertentu mikroba masih bisa tumbuh sehingga anda perlu sesekali mengukur suhu freezer yang anda gunakan.

2,273 Freezer Meat Photos - Free & Royalty-Free Stock Photos from ...

sumber: dreamstime.com

Pakailah termometer untuk mengukur freezer yang anda gunakan bila freezer tersebut belum memiliki pengatur suhu secara  otomatis. Menurut Food and Drug Administration (FDA) AS, daging babi harus disimpan pada freezer di suhu 0° F (-18° C).

Jangan Bekukan Daging yang Dicairkan

Setelah anda mencairkan daging babi yang sebelumnya anda telah bekukan, maka jangan membekukannya kembali. Hal ini karena nutrisi yang tersimpan dalam daging babi telah berkurang. Selain itu, menyimpan kembali daging babi yang telah dicairkan akan mempercepat daging menjadi busuk.

Is It Safe to Cook Frozen Meat in an Instant Pot? | Taste of Home

sumber: tasteofhome.com

Oleh karena itu, cara terbaik sebelum menyimpan daging jika dalam jumlah yang cukup banyak ialah mengolahnya terlebih dahulu. Anda bisa mengolahnya menjadi daging giling, bakso, sosis, nugget, dan lain – lain tergantung selera kamu. 

Itulah beberapa cara yang dapat kamu lakukan dalam menyimpan daging babi milikmu agar tetap segar dan tahan lama. Selamat mencoba dan semoga berhasil.

DAFTAR PUSTAKA

Humaira, Nasywa. 2019. Cara Menyimpan Daging dengan Baik Agar Tahan Lama. 
Diakses dari: https://tirto.id/cara-menyimpan-daging-dengan-baik-agar-tahan-lama-efY2

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *