Cara memilih dedak padi pakan babi

Mau tau cara memilih dedak padi pakan babi? Di kesempatan ini, babinesia akan mengulas sedikit tentang cara yang sahabat babinesia bisa lakukan dalam menentukan dedak padi yang baik bagi ternak babi sahabat. Yuk, langsung saja baca penjelasan artikel berikut ini sampai  habis sahabat.

Dedak padi merupakan salah satu komponen yang dibutuhkan oleh peternakan babi dalam melakukan formulasi pakan babi yang selain berfungsi sebagai sumber serat juga sebagai sumber karbohidrat bagi ternak babi. Namun memiliki kadar protein yang juga cukup  tinggi sekitar 8 – 12%. Nah, untuk mendapatkan pertambahan bobot badan ternak babi yang cepat gemuk dan besar tentunya membutuhkan dedak padi yang bagus dan berkualitas.

Pada kenyataannya dedak padi banyak dipalsukan di pasaran sehingga memberikan untung pada pedagang. Tidak ingin mengalaminya bukan? Simak ulasan berikut ini yah.

Uji indra

Tahapan pertama yang perlu kamu lakukan saat hendak membeli dedak padi  dari pedagang ialah menguji dedak padi dengan menggunakna alat indra kamu. Warna dedak padi normal biasanya berwarna coklat muda, bentuknya bubuk, dan baunya tidak apek/tengik. Bila dedak padi saat diraba terasa kasar lalu saat digenggam kemudian telapak tangan dibuka dedak padi langsung jatuh/ambyar, dapat diindikasikan ada campuran sekam padi.

Uji apung 

Uji selanjutnya yang cukup mudah untuk kamu lakukan ialah dengan uji apung dengan merendamnya pada segelas air. Dedak padi yang hampir tenggelam semuanya memiliki kualitas yang bagus yang hampir menyerupai bekatul, dedak padi berkualitas sedang akan terapung sebagian, sedangkan dedak padi yang telah bercampur dengan sekam akan lebih banyak yang mengapung saat dilakukan uji.

Uji phloroglucinol

Uji lainnya yang dapat sahabat babinesia lakukan ialah dengan melakukan pengujian phloroglucinol. Sampel dedak padi yang akan diuji dimasukkan ke dalam petridish, selanjutnya larutan Phloroglucinol 1% diteteskan pada seluruh permukaan dedak padi. Perubahan warna merah menandakan dedak padi mengandung campuran sekam. Semakin merah warna yang dihasilkan pertanda serat kasarnya semakin tinggi tinggi.

Menghitung berat jenis/bulk density dedak padi (kg/m3)

Uji selanjutnya yang bisa peternak babi lakukan namun cukup ribet ialah dengan menghitung berat jenis dedak padi. Dedak padi yang akan diuji dimasukkan terlebih dahulu ke dalam gelas ukur (volume 1000 ml) sampai volume tertentu (v). Berat dedak halus kemudian ditimbang (b), dihitung dengan rumus:

Bulk density = b (kg)/V(m3)

Catatan:

Bulk density dedak halus = 337,2 – 350,7 g/liter.

Hasil yang diperoleh kemudian diperbandingkan dengan standar bulk density dedak padi halus. Bila hasil yang diperoleh melebihi atau kurang dari standar, berarti ada campuran lain dalam dedak padi.

#Masalah babi ingat babinesia

Itulah ulasan singkat babinesia tentang cara memilih dedak padi pakan babi. Selamat mencoba dan semoga berhasil yah sahabat babinesia.

DAFTAR PUSTAKA

Mahagya, T. 2019. Kontrol Kualitas Dedak Padi sebagai Bahan Pakan Unggas. Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Provinsi Jawa Tengah.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *