Peternakan babi menjadi salah satu sektor andalan ekspor peternakan Indonesia selain ternak unggas, kambing dan domba. Berdasarkan data dari Badan Pusat Statistika (2019) per tahun 2019 terdapat sekitar 8.922.654 ekor babi yang tersebar luas di beberapa provinsi di Indonesia terutama di Provinsi Nusa Tenggara Timur, Sumatera Utara, Bali, Kalimantan Barat, Sulawesi Selatan, Sulawesi Utara, Papua, dan Papua Barat.

Ternak babi yang termasuk hewan kalangan minoritas membuat Pemerintah tidak terlalu memberikan perhatian lebih untuk pengembangannya di tanah air. Melihat hal itu, Suryadi Pappa memiliki kerinduan untuk terjun langsung ke lapangan dan ikut berpartisipasi dalam program mengembangkan dan memberdayakan Petani – Peternak babi di Indonesia.

Program ini pertama kali diinisiasi oleh Suryadi Pappa pada bulan Januari 2020 dengan membentuk portal berita untuk edukasi dan informasi tentang peternakan babi. Beberapa posisi yang kosong terbuka lebar bagi rekan yang memiliki visi dan misi yang sama untuk bergabung dalam tim.

 

Our team

Founder dan Ceo : Suryadi Pappa

Product Development : (lowongan)

Nutritionist : (lowongan)

Web Developer : (lowongan)

 

Produk babinesia

Babivestasi :

  • program investasi babi galungan dan kuningan, syukuran, nikahan, ngaben, dan odalan.

Babifresh : 

  • program penjualan daging babi dengan menghubungkan peternakan babi dan konsumen akhir.

 

Layanan babinesia

Formulasi pakan

  • mendapatkan konsultasi dan layanan formulasi pakan dari babinesia.

Pemilihan bibit

  • mendapatkan konsultasi dan layanan pemilihan bibit dari babinesia.

Kesehatan hewan

  • mendapatkan konsultasi dan layanan kesehatan hewan dari babinesia.

 

Keuntungan sahabat babinesia

  • gampang dalam akses pasar
  • edukasi tentang manajemen peternakan babi
  • konsultasi dalam penanganan penyakit babi dengan dokter hewan
  • konsultasi formulasi pakan dengan sarjana peternakan
  • mendapatkan bibit babi yang berkualitas dengan mudah.